Cinta sejati Arsene Wenger

Agak aneh memang seorang fans United menulis tentang klub lain dalam satu liga.. perasaan yang tidak bisa diungkapkan kata-kata, sama seperti mencium sahabat pacar sendiri, aneh sih, tapi penasaran. Gimana dong! Ok, cukup intermezzo nya. Well, kalian tentu semua tahu bagaimana kualitas Arsenal dalam 8 tahun terakhir. Target yang dicanangkan pun hanya mengejar jatah liga champions untuk season depan. Kenapa jatah liga champions? Ya justru disitu lah tempatnya untuk mencari uang. Sekoper uang bisa dibawa pulang apabila bisa memenangkan setiap pertandingan di kompetisi terbaik antar klub eropa tersebut. Dengan reputasi sebagai lulusan S2 ekonomi, sepantasnya memang dia pandai dalam mengatur keuangan klub ini. Apalagi setelah klub ini membuat stadium yang baru. Utang pun menggunung, dan dengan reputasi pendidikan Wenger seperti itu, Wenger pun dipercaya untuk melakukan efisiensi biaya dalam hal transfer pemain. Sejak itu Arsenal pun lebih suka mengambil pemain muda berbakat yang setelah beberapa tahun akan dilepas dengan harga selangit. Pergerakan yang dilakukan Wenger terbukti efektif. Nasri, RVP, A. Cole, Kolo Toure, Chichy, Fabregas, Flamini (yg akhirnya kembali lagi), the almighty Thierry Henry, dan banyak lagi yang pernah merasakan kebijakan transfer dari Wenger. Selain itu juga, Arsenal memberikan harga tiket yang paling tinggi dan banyak lagi lainnya. Hutang pun mulai menyusut, dan Wenger pun mulai mentargetkan prestasi. Tapi ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan, bertahun2 hanya berada di peringkat 3 dan 4. Ada yang kurang sebenarnya dari arsenal. Entah apa itu tapi Wenger pun pasti merasakannya. Permainan Arsenal pun tidak jelek2 amat, bahkan di 2013 menjadi satu2nya yang mengalahkan Munich di allianz arena..prestasi yan luar biasa untuk tim “sekelas” Arsenal. Belum lagi mereka berhasil mengalahkan Barcelona di Emirates stadium pada 2012. Tapi tetap saja, ada yang kurang dari tim ini. Saat season ini dimulai, para fans pun mulai menghujat kebijakan transfer tersebut. Apalagi setelah arsenal dikalahkan Aston Villa di Emirates stadium, makin menjadi2 lah cemoohan itu. Mungkin kuping Wenger pun mulai panas dengan cemoohan tersebut dan menjanjikan akan memberikan kejutan pada akhir transfer window Agustus lalu. Flamini Jangkar di tengah yang seperti ini sebenarnya yang dibutuhkan Arsenal. Pemain yang dapat meredam serangan cepat dari lawannya dan sedikit memberi waktu pada defender untuk mengatur pertahanannya. Ya memang mereka memiliki Diaby, akan tetapi dengan seringnya cedera, Diaby membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya. Good signing for Arsenal. Well done. Mesut Ozil Demi melengkapi tim nya ini, Arsenal memerlukan game maker kreatir yang dapat memecah lini pertahanan lawan. Ada beberapa nama sebenarnya yang bisa dibawa oleh wenger. Juan mata, Shinji Kagawa, Reus, Gotze, tapi dari semua nama itu, siapa yang mau melewatkan Ozil dalam salah satu pemain yang dikejar dalam bursa transfer? And here it goes, kejutan yang dijanjikan Wenger pun terjadi. Ozil belongs to Arsenal. Karena kedatangan Bale dan Isco, Ozil menjadi merasa tersingkir posisinya, sampai akhirnya meminta untuk dijual. Wenger pun menangkap sinyal tersebut, dan dengan sigap melakukan penawaran untuk Ozil. Sangat berbeda dengan management team United yang terlihat sangat medioker di bursa transfer lalu. Pernyataan cinta yang diajukan Wenger pun berbalas. Ozil pun menjawab akan menjalani masa2 indah bersama Wenger, dan mengejar semua harapan & impian yang ada didepan mata. Finally Wenger’s found his love. Arsenal yang Berbeda Dengan kedatangan kedua pemain ini, Arsenal bermain lebih dinamis, cepat dan membunuh. Ditambah lagi dengan kejeniusan Wenger dalam memakai taktik yang sesuai dengan lawan yang dihadapi. Well, I’ll put my money on them in BPL this season.. Conspiracy Theory Ada sebuah joke lucu yang beredar di internet dan twitter tentang bagaimana Wenger mendapatkan Ozil. Dengan berbagai kejeniusannya Wenger menjual Gervinho sebagai langkah awal. Dengan langkah ini, diharapkan ada kejadian yang akhirnya menciptakan sebuah peristiwa lainnya. Dan benar saja, tak lama setelah itu Lamela pergi ke Spurs. Mendengar kepergian Lamela ke Spurs, Wenger pun terlihat senyum2 taik. Karena dia tahu, sebentar lagi dia akan menemukan cinta nya. Dan benar saja, Bale akhirnya dijual ke Spurs setelah melalui drama yang panjang dan berliku. Karena ketidaknyamanan Ozil atas kehadiran Bale tersebut, Ozil pun meminta dijual. Disitu lah Wenger menyatakan cintanya kepada Ozil. (Ini cuma lucu2an aja, jangan diseriusin. Kalo serius mulu, kapan dapet pacarnya?) Okeh cukup sekian..cape nulis banyak2.. oh ya, selamat buat kalian para fans Arsenal. Season ini akhirnya kalian akan melihat tropi baru di cabinet kalian. Dan silakan berteriak seperti fans klub yang terlihat sangat ahli dalam sejarah di dataran inggris lainnya, “THIS COULD BE OUR YEARS!!!!!!!!, FUCK YEAH!!” :))