Cinta sejati Arsene Wenger

Agak aneh memang seorang fans United menulis tentang klub lain dalam satu liga.. perasaan yang tidak bisa diungkapkan kata-kata, sama seperti mencium sahabat pacar sendiri, aneh sih, tapi penasaran. Gimana dong! Ok, cukup intermezzo nya. Well, kalian tentu semua tahu bagaimana kualitas Arsenal dalam 8 tahun terakhir. Target yang dicanangkan pun hanya mengejar jatah liga champions untuk season depan. Kenapa jatah liga champions? Ya justru disitu lah tempatnya untuk mencari uang. Sekoper uang bisa dibawa pulang apabila bisa memenangkan setiap pertandingan di kompetisi terbaik antar klub eropa tersebut. Dengan reputasi sebagai lulusan S2 ekonomi, sepantasnya memang dia pandai dalam mengatur keuangan klub ini. Apalagi setelah klub ini membuat stadium yang baru. Utang pun menggunung, dan dengan reputasi pendidikan Wenger seperti itu, Wenger pun dipercaya untuk melakukan efisiensi biaya dalam hal transfer pemain. Sejak itu Arsenal pun lebih suka mengambil pemain muda berbakat yang setelah beberapa tahun akan dilepas dengan harga selangit. Pergerakan yang dilakukan Wenger terbukti efektif. Nasri, RVP, A. Cole, Kolo Toure, Chichy, Fabregas, Flamini (yg akhirnya kembali lagi), the almighty Thierry Henry, dan banyak lagi yang pernah merasakan kebijakan transfer dari Wenger. Selain itu juga, Arsenal memberikan harga tiket yang paling tinggi dan banyak lagi lainnya. Hutang pun mulai menyusut, dan Wenger pun mulai mentargetkan prestasi. Tapi ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan, bertahun2 hanya berada di peringkat 3 dan 4. Ada yang kurang sebenarnya dari arsenal. Entah apa itu tapi Wenger pun pasti merasakannya. Permainan Arsenal pun tidak jelek2 amat, bahkan di 2013 menjadi satu2nya yang mengalahkan Munich di allianz arena..prestasi yan luar biasa untuk tim “sekelas” Arsenal. Belum lagi mereka berhasil mengalahkan Barcelona di Emirates stadium pada 2012. Tapi tetap saja, ada yang kurang dari tim ini. Saat season ini dimulai, para fans pun mulai menghujat kebijakan transfer tersebut. Apalagi setelah arsenal dikalahkan Aston Villa di Emirates stadium, makin menjadi2 lah cemoohan itu. Mungkin kuping Wenger pun mulai panas dengan cemoohan tersebut dan menjanjikan akan memberikan kejutan pada akhir transfer window Agustus lalu. Flamini Jangkar di tengah yang seperti ini sebenarnya yang dibutuhkan Arsenal. Pemain yang dapat meredam serangan cepat dari lawannya dan sedikit memberi waktu pada defender untuk mengatur pertahanannya. Ya memang mereka memiliki Diaby, akan tetapi dengan seringnya cedera, Diaby membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya. Good signing for Arsenal. Well done. Mesut Ozil Demi melengkapi tim nya ini, Arsenal memerlukan game maker kreatir yang dapat memecah lini pertahanan lawan. Ada beberapa nama sebenarnya yang bisa dibawa oleh wenger. Juan mata, Shinji Kagawa, Reus, Gotze, tapi dari semua nama itu, siapa yang mau melewatkan Ozil dalam salah satu pemain yang dikejar dalam bursa transfer? And here it goes, kejutan yang dijanjikan Wenger pun terjadi. Ozil belongs to Arsenal. Karena kedatangan Bale dan Isco, Ozil menjadi merasa tersingkir posisinya, sampai akhirnya meminta untuk dijual. Wenger pun menangkap sinyal tersebut, dan dengan sigap melakukan penawaran untuk Ozil. Sangat berbeda dengan management team United yang terlihat sangat medioker di bursa transfer lalu. Pernyataan cinta yang diajukan Wenger pun berbalas. Ozil pun menjawab akan menjalani masa2 indah bersama Wenger, dan mengejar semua harapan & impian yang ada didepan mata. Finally Wenger’s found his love. Arsenal yang Berbeda Dengan kedatangan kedua pemain ini, Arsenal bermain lebih dinamis, cepat dan membunuh. Ditambah lagi dengan kejeniusan Wenger dalam memakai taktik yang sesuai dengan lawan yang dihadapi. Well, I’ll put my money on them in BPL this season.. Conspiracy Theory Ada sebuah joke lucu yang beredar di internet dan twitter tentang bagaimana Wenger mendapatkan Ozil. Dengan berbagai kejeniusannya Wenger menjual Gervinho sebagai langkah awal. Dengan langkah ini, diharapkan ada kejadian yang akhirnya menciptakan sebuah peristiwa lainnya. Dan benar saja, tak lama setelah itu Lamela pergi ke Spurs. Mendengar kepergian Lamela ke Spurs, Wenger pun terlihat senyum2 taik. Karena dia tahu, sebentar lagi dia akan menemukan cinta nya. Dan benar saja, Bale akhirnya dijual ke Spurs setelah melalui drama yang panjang dan berliku. Karena ketidaknyamanan Ozil atas kehadiran Bale tersebut, Ozil pun meminta dijual. Disitu lah Wenger menyatakan cintanya kepada Ozil. (Ini cuma lucu2an aja, jangan diseriusin. Kalo serius mulu, kapan dapet pacarnya?) Okeh cukup sekian..cape nulis banyak2.. oh ya, selamat buat kalian para fans Arsenal. Season ini akhirnya kalian akan melihat tropi baru di cabinet kalian. Dan silakan berteriak seperti fans klub yang terlihat sangat ahli dalam sejarah di dataran inggris lainnya, “THIS COULD BE OUR YEARS!!!!!!!!, FUCK YEAH!!” :))

Advertisements

He brought us to mediocre level. Thank you David Moyes.

Well, the only reason that I’ve never talked about Moyes is just because there is still hope in mind.. hope that he can bring United to the highest level, I mean (at least) Champions league Final.
Waktu itu buat gw, SAF sudah terlalu tua untuk menjadi Manager United. Kekalahan 2x di Final champions league dari Barcelona sudah menjadi cerminan tingkat keuzuran SAF dalam mengikuti perkembangan taktik sepakbola eropa. Di domestik pun, United tisak bermain cukup baik. Hanya beberapa keberuntungan dan konsistensi yang membuat mereka terus menang dan akhirnya meraih gelar BPL yang ke 13 kalinya. Oh ya, jangan lupa hadiah jackpot dari Arsenal yang berisikan RVP. Tanpa RPV season lalu, mungkin United hanya satu level di atas Liverpool dalam segi permainan..

And that day finally come.

The day when SAF and our genius player Paul Scholes decided to retire. SAF menunjuk David Moyes sebagai pengganti. Scholes? Sampai sekarang belum ada yang bisa menggantikan. Sebenarnya Rooney yang paling mendekati Scholes dalam hal range passing, visi permainan, delay bola, dan pergerakan box to box. But Rooney is still Rooney. Ego yang tinggi sempat membuatnya ingin hengkang dari United. Tapi di sini lah kelebihan Moyes. Dia meredang isu transfer Rooney dengan baik. Positif poin pertama yang diberikan Moyes bagi United. Rooney pun bertahan dengan catatan tidak bermain sebagai seorang pemain tengah. Pengganti Scholes pun belum ditemukan. Well sebenarnya Carrick cukup baik, tapi untuk berkompetisi di eropa, Carrick saja tidak cukup. Kecenderungan klub negara lain menggunakan box to box midfielder dengan fisik yang luar biasa prima, membuat Carrick terlihat seorang anak bawang.

Transfer Window

Langkah instan yang digunakan moyes adalah mencari pemain dari klub lain. Akan tetapi langkah yang diambil United dalam menarik pemain dari luar terlihat sangat jongos. Thiago yang digosip kan bakal berlabuh, ternyata memilih Bayern Munich. Kemudian Fabregas pun gagal. Bagaimana mungkin Fabregas pindah ke United kalau di Barcelona lebih menjanjikan untuk mendapatkan tropi? Modric pun gagal didapat. Nama paling santer terdengar adalah Fellaini. Ya kribo mantan anak asuh Moyes di klub medioker itu menjadi unggulan teratas yang akan diboyong United. Apa iya seorang pemain yang tidak pernah bermain di level tertinggi kejuaraan eropa pantas mendapat tempat di United? Tapi pada akhir jendela transfer, kribo ini diboyong dengan harga lebih banyak 4 jt pounds dari harga yang sekitar 3 minggu sebelumnya ditentukan.. dari situ sudah terlihat kepanikan United dalam mendatangkan pemain. Sebenarnya ada nama Herrera dari Bilbao yang bisa diboyong. Tapi karena permasalahan pajak, akhirnya United tidak bisa membawanya ke Old Trafford. Dan setelah itu diklarifikasi oleh pihak United bahwa agen yang bernegosiasi dengan Bilbao tidak legal. Kasus Coentrao pun menjadi pembicaraan karena pihak United terlambat mengirim fax ke Real Madrid. Cukup memprihatinkan sebenarnya langkah United dalam transfer window kali ini.

Game On!

BPL pun dimulai! United bermain baik dalam 2 laga awal. Menang 4-2 melawan Swansea dan imbang 0-0 melawan Chelsea. Permainan yang disajikan pun cukup menghibur. Carrick yang bertandem dengan Cleverley dapat meredam lini tengah dari Swansea dan Chelsea. Tapi ada yang mengganjal dari starting line up yang diturunkan oleh Moyes. Terdapat kakek2 berumur 39 tahun yang bernama Ryan Giggs dan tidak adanya Shinji Kagawa. Apa yang dipikirkan Moyes dengan selalu memainkan Giggs, memainkan Fullback 33 tahun yang lambat (Ferdinand) dan menepikan playmaker terbaik bundesliga 2 tahun lalu? Ya, akhirnya kekalahan itu pun datang. Bertandang Liverpool di Anfield. Lagi2, Giggs, Ferdinand, dan tanpa Kagawa. United memang menguasai jalannya pertandingan, tetapi tidak dapat menemukan celah dipertahanan Liverpool yang bermain defensif saat itu. Setelah kekalahan itu gw harap Moyes berpikir apa yang harus dilakukan. Tapi lagi2 Moyes memainkan skema yang sama melawan Crystal Palace. Yang beda hanya tidak dimainkannya Giggs yang digantikan Ashley Young. God!! Walaupun menang, akan tetapi hasil akhir yang diharapkan tidak memuaskan. Padahal Palace bermain dengan 10 orang selama 45 menit.

Finally, Kagawa!

Baru pada saat melawan Bayer Leverkusen, David “who doesn’t know what to do” Moyes memainkan Kagawa di sektor kiri. Walaupun bukan posisi sebenarnya, tetapi kehadiran Kagawa membuat United mendapatkan celah di tengah pertahanan tim lawan. Dan skor akhir pun 4-2 untuk kemenangan United. Cukup menggembirakan permainan United saat itu. Valencia pun kembali ke form terbaiknya. Rooney dan RVP pun terlihat leluasa di lini depan.

Derby day!

Ettihad stadium jadi saksi bisu kekonyolan Moyes dalam meramu strategi. Lini tengah, Moyes lebih memilih Carrick berpasangan dengan Fellaini daripada Cleverley. Sayap kiri pun diisi oleh Young yang lebih jago diving dari pada membuat crossing akurat. Dan lini belakang, lagi2 si lambat Ferdinand yang bermain daripada Jones yang lebih ganas. Kagawa dan Chicharito duduk manis di bench diharapkan bisa menjadi pemecah kebuntuan. Dari awal City mendominasi lini tengah United. Katro nya Fellaini beradu dengan Yaya Toure menjadi awal malapetaka. Belum lago Evra yang terlihat seperti pemalas untuk kembali menutup pos nya yang dibombardir oleh kecepatan Jesus Navas. Babak pertama selesai, United pun tertinggal 2 gol. Entah apa yg diucapkan oleh pelatih medioker itu di ruang ganti yang membuat United kemasukan 2 gol lagi di awal babak kedua. Barulah setelah tertinggal 4 gol, Moyes memasukan Cleverley untuk mengimbangi lini tengah, hasilnya, United mulai mendominasi permainan. Ya walaupun itu juga karena City bermain secara formalitas menunggu waktu selesai. Sampai menit 70 United belum bisa mencetak gol, saat itu gw berharap supersub Chicharito dan Kagawa dimainkan agar bisa memecah kebuntuan. Tapi apa yang terlihat dari layar sangat memalukan. Moyea terlihat hanya duduk termenung dan tidak melakukan apa2. Sesekali bercakap dengan Phil Nevile, setelah itu bengong lagi. WHAT THE FUCK ARE YOU DOING MOYES?? DO SOMETHING!! kata2 itu yang keluar dari mulut gw saat itu. Akhirnya Rooney membuat gol indah dari tendangan bebas yang (setidaknya) mengurangi rasa malu pemain United saat itu. FT 4-1 untuk City dan Moyes hanya melakukan 1x pergantian pemain di pertandingan ini.

Mediocre Level

Dari semua pertandingan yang udah gw lihat season ini, permainan United sangat tidak memuaskan. Terakhir kali United dalam posisi ini (5 games, 7 Points), mereka terdegradasi. Berikut adalah opini dari beberapa hal penting yang mungkin jadi bisa jadi pertimbangan bagi Moyes.

Evra & Ferdinand
Mereka sudah habis. Selalu meninggalkan pos masing2, lambat, tidak lagi bisa berkonsentrasi 90 menit. Yang satu terlalu asik tweet saripada mengatur lini pertahanan, yang satu lagi lebih senang melakukan overlap dan mengandalkan pemain di depannya untuk menutup poa yang ditinggalkan. Mungkin Fabio, Evans dan Jones bisa menjadi pertimbangan untuk mengganti 2 pemain yang telah berkarat ini.

Ashley Young, Giggs, & Valencia
Penampilan medioker yang disajikan dari lini sayap United, membuat keseimbangan lini tengah menjadi goyah. Beberapa kali Cleverley dan Rooney seperti harus mengisi posisi sayap. Mungkin karena geregetan dengan crossing gagal yang dilepas para pemain sayap murni ini. Young, he used to be good. Tapi cedera panjang yang membuatnya menuju level medioker. Giggs, terlalu tua untuk bermain di sayap yang butuh kecepatan dan fisik prima. Valencia, terlalu sering menghabiskan waktu di gym yang akhirnya membuat kecepatannya berkurang, tidak seperti 2 musim pertama di United. I’d rather Januzaj, Zaha, & Nani. They have speed, power, and skill. Please Moyes. At least you try. They will show you some magic.

Kagawa & Chicharito
I can’t understand why Moyes put them on the bench. They have the capability to change the game. Dari 7 laga resmi yang telah dijalani, mereka duduk manis di bangku cadangan. Beberapa kali Chicharito dimainkan sebagai pengganti, tapi itu hanya sebuah formalitas seperti hanya menambah jumlah pertandingan yg dilakukannya. Kagawa? Well he is as good as Ozil. Best game maker in bundesliga 2 years ago. Ditengah kebutuan United menembus pertahanan pun, Moyes tidak memasukannya. Entah dia memang katro atau tidak mengerti bagaimana cara menggunakan seluruh kemampuan pemain-pemainnya. Ya diharapkan kedepannya kedua pemainnya lebih sering dimainkan.

Fellaini & Moyes
Fellaini, pembelian satu2nya United di transfer window kali ini (selain Varela yg terlalu muda dan Zaha yg telah terjadi kesepakatan pada Januari) diharapkan dapat mengimbangi permainan lini tengah dengan standar eropa daratan ternyata MENGECEWAKAN. beberapa kali gerak tubuh dan pergerakannya terlihat seperti orang yang baru belajar passing. Sering out of position dan tidak tahu berbuat apa. Gw sendiri lebih memilih Herrera dibanding Felliani waktu itu. Entah apa yang ditawarkan Fellaini sampai-sampai Moyes memberanikan diri untuk memboyong dia. Ya semoga saja penampilannya yg medioker dikarenakan proses adaptasi. Kalau tidak ini bakal menjadi blunder transfer pertama buat Moyes.
The Almighty David Moyes. Manager yang ditunjuk langsung oleh SAF membuat para fans United “percaya” dengan kapabilitas Moyes meneruskan kejayaan United. Akan tetapi dari 7 pertandingan, Moyes terlihat hanya mengikuti pakem strategi yang dulu dipakai oleh SAF. Moyes terlihat bermain di zona aman dengan tidak mengubah strategi yang dulu dibuat SAF. Dan hasilnya NOL besar!! 2x kalah dalam 7 pertandingan sangat diharamkan buat Manchester United. Mungkin juga Moyes lupa kalau ini Manchester United, bukan Everton yang bisa kalah 2x dalam 1 bulan. Moyes sendiri sebenarnya adalah pelatih yang cukup pintar dalam meramu strategi. Beberapa kali di Everton, terlihat bagaimana Moyes menampilkan permainan yang menyesuaikan dengan lawan yang dihadapi, dan itu berhasil. Sedangkan saat menjadi manager United, sepertinya Moyes telah kehilangan kejantanannya karena hanya mengikuti pola yang sudah ada. Tidak berani mengambil sedikit resiko dengan perubahan yang signifikan. Daripada mengandalkan sayap United yang medioker, formasi diamond layak dicoba. Jadi apakah Moyes cukup berani untuk melakukan perubahan seperti yang dulu dilakukannya di Everton? Atau tetap bertingkah seperti jongos yang hanya mendengarkan dan melakukan apa yang diperintah oleh majikannya? Let’s wait and see. In my opinion, para bangsawan Amerika yang memegang mayoritas saham United tidak akan menunggu sampai 6 tahun untuk memberi Moyes kesempatan. 6 bulan masih seperti ini, he must be sacked.

Well done Moyes. So far, in the last 7 games, you brought us to mediocre level.

Cinderella itu bernama Wayne Rooney

Sewaktu kecil gw sering di brain wash dengan dongeng2 fairy tale. Yang masih kecantol jelas di kepala gw itu cerita cinderella. Wanita berparas cantik (katanya) yang tinggal seatap dengan ibu tiri dan 2 orang sodara tirinya. Well, kalian pasti tahu bagaimana cerita dan akhir kisah putri cantik itu (cerita asli yang sebelum diubah akhir ceritanya).

image

Sabtu lalu, dikarenakan kenihilan jadwal di malam minggu, meluncurlah gw ke daerah pancoran. Salah satu tempat futsal di sana mengadakan nonton bareng BPL antara Swansea melawan tim favorit gw, Manchester United. Gw kaget sewaktu melihat nama Wayne Rooney masuk di daftar bench United. Kenapa kaget?ya karena gw adalah salah satu fan yang menyuarakan agar United menjual pemain yang bengal itu.

image

Game pun berjalan datar-datar saja. Skill individu Robin Van Persie dan sedikit keberuntungan Valencia yang bisa memberikan assist ke Welbeck yang membawa United unggul 2-0 sebelum turun minum. Saat babak kedua pun United is being United. Sudah jadi kebiasaan United untuk menunggu dan bertahan sambil mencari celah untuk counter attack apabila telah unggul gol. Mata gw ini pu  ikut mengantuk menonton pertandingan yang lebih membosankan daripada mendengarkan dosen berceramah di depan kelas.

Suasana menjadi meriah saat kamera menyorot Rooney sedang melakukan pemanasan. Serentak pun para fans yang ada di tempat futsal tersebut bertepuk tangan dengan semangat, seakan melihat para superhero marvel berkelahi dengan para alien ga jelas itu. Gw pun berpikir, “bukannya kalian sudah mengikhlaskan si bengal ini pergi?”
Tampaknya para fans yang ada disekeliling gw itu, orang-orang yang sulit move on dari masa lalu. Ya, mudah2an tidak seperti liverpool yang selalu membahas tentang kejayaan masa lalu.

image

Dan peristiwa yang ditunggu2 akhirnya terjadi juga. Rooney masuk menggantikan opa Giggs yang kelelahan karena usia yang tidak muda lagi. Suasana di tempat nobar pun semakin riuh. Oh, seandainya si bengal itu bisa melihat bagaimana para fans disini masih mencintai dia.. seandainya..

image

Seperti biasa, Rooney menjadi penghubung antara lini tengah dan pemain depan. Sebagai pemain yang sudah sangat ingin pindah, Rooney terlihat profesional dengan tetap mengeluarkan permainan terbaiknya.

image

Sebagai bukti, dia memberikan 2 assist masing2 kepada RVP dan welbeck. Tapi ada beberapa kejadian yang membuat saya sedikit menelan ludah. Keprofesional-an Rooney ternyata tidak berbalas. Sama seperti Cinderella tadi. Keikhlasan Cinderella menuruti perintah ibu tiri dan 2 saudara tirinya tersebut, selalu dibalas dengan keburukan. Terlihat dari bahasa tubuh rekan2 tim nya, Rooney seperti dikucilkan. Ada beberapa waktu dimana seharusnya Rooney mendapat ruang kosong dan berdiri bebas, tidak mendapat operan dari rekan tim nya.

image

Bahkan ketika gol keempat, ketika Rooney cedera karena tackle dari pemain Swansea tepat setelah memberikan assist ke Welbeck, tidak ada rekan tim nya yang membantu berdiri atau sekedar berbasa-basi mendatangi Rooney. Pada selebrasi gol ketiga pun, Rooney seakan segan atau mungkin enggan merayakan gol “saingan” tersebut.

image

Rasa simpati itu datang. Rooney, If you want to leave Old Trafford, just leave.. bukan karena dia sudah dibenci, tetapi karena keprofesionalan dia pantas mendapatkan posisi terbaik di sebuah tim. Apakah United masih butuh Rooney? YA!! Sangat butuh. Tetapi kondisi ruang ganti akan menjadi tidak sehat, kecuali Rooney memberikan pernyataan kalau akan bertahan di Old Trafford.

Apabila memang Rooney jadi pergi ke Chelsea, semoga tidak akan berakhir seperti di kisah Cinderella yang belum diubah menjadi cerita dongeng anak2. Ketika saat Cinderella sudah menjadi istri pangeran, berbaik membantai ibu tiri dan kedua saudara kandungnya. Sampai akhirnya membunuhnya.

1 thing that you have to know for sure Rooney, we (United Fans) still love you and want you to stay…

GOD BLESS MANCHESTER UNITED..

This is how to solve our problems (part II)

Setelah kejadian yang cukup berani dari pemimpin baru tersebut, terdengar isu bahwa selama 7 hari ke depan, daerah sekitar stadion utama di negara tersebut akan dinetralisir hingga radius 7 km. Isu yang beredarpun, yang memberi perintah tersebut adalah pemimpin baru itu. Dan gw bertanya2 dalam hati “apalagi yang bakal dilakuin sama nih pemimpin?” Besoknya gw melintas dibatas luar daerah yg dinetralisir, kemudian ga lama, ada iringin2an suporter yang memasuki area stadion tersebut. Sepertinya ga hanya 1 suporter klub. Ada dua suporter, musuh bebuyutan pula yang masuk kesana. Karena terdapat banyak big screen di luar batas daerah tersebut, maka gw pun berhenti sejenak buat nonton. Di daerah stadion pun sudah banyak aparat kemananan yang biasa dilatih untuk perang. Tak lama kemudian, kedua suporter tersebut dipersilahkan masuk ke dalam stadion tersebut.

Mereka digiring ke lapangan stadion yang rumputnya ga berstandar internasional dan mudah rusak. Kira2 terdapat sekitar 30.000 suporter dari masih2 pihak. Setelah semua masuk ke dalam stadion, para aparat yang jumlahnya ribuan tersebut, melingkari stadion tersebut dengan bersenjatakan lengkap dan siap perang. Para suporter pun bingung dengan apa yang akan terjadi. Berhubung kedua suporter ini bermusuhan, tidak jarang terjadi ledek2an antara mereka. Bahkan ada pula yang sudah memulai perkelahian dengan sendirinya. Sampai akhirnya pemimpin baru ini muncul di salah satu tribun stadion dan mulai berbicara ..

“kalian ini adalah 2 suporter yang merasa bahwa kalian ini musuh bebuyutan. Sering terjadi keonaran yang akhirnya mengakibatkan orang lain yang tidak tau apa2, atau bahkan tidak mengerti menjadi korban. Baik itu korban materi, nyawa, trauma, dll.. saya mengumpulkan kalian disini, agar kalian dapat melakukan apa yang biasa kalian lakukan, yaitu keonaran. Silakan saling membunuh satu sama lain, di sini tidak akan ada yang dirugikan, tidak akan ada orang yg tidak mengerti akan menjadi korban. Di dalam tempat ini kalian bebas melakukan apa yang biasa kalian lakukan. Apabila ada yang mencoba kabur dari stadion ini, aparat saya yang bersenjatakan lengkap, akan menembak kalian tanpa ampun. Silakan lakukan kesombongan kalian disini.”

Setelah pimpinan menyelesaikan omongannya, mereka sempat terdiam, bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Sampai akhirnya ada beberapa orang yang menyalahkan suporter lain karena kejadian ini, dan akhirnya merekapun mulai menghabisi satu sama lain. Bahkan kekerasan ini ditayangkan live di big screen yang tersedia. Beberapa mencoba untuk melarikan diri, tetapi mereka yang mencoba keluar dihujani peluru oleh aparat yang sudah siaga di luar stadion. Yang gw ga usah cerita gimana kejamnya situasi di dalam. Intinya, total 60ribu suporter itu mati layaknya binatang yang diadu di dalam sangkar.

Setelah semua selesai pemimpin baru ini kembali berbicara..

“Ini contoh untuk semua bentuk anarkis yang ada di negara ini. Setiap prilaku bodoh seperti ini, saya akan hukum seperti ini. Agar orang lain yang tidak mengerti apa2, tidak menjadi korban. Ini adalah pelajaran buat semua kelompok di bidang apapun. Kalian berprilaku seperti binatang, maka saya juga akan memperlakukan kalian seperti binatang. Jika kalian merasa sebagai manusia, yang mempunyai akal, bertindaklah layaknya manusia yang mempunyai akal. Terima kasih selamat sore”

Big screen pun mati, dan gw pun melanjutkan perjalanan gw ke rumah dengan badan yang gemetar..

………..(To be continued)

This is how to solve our problems (Part I)

Selasa pagi, 16 September 2014, waktu itu gw sedang dalam perjalanan menuju ke kantor. Dengar informasi dari radio, bakal ada acara hiburan di tugu suatu ibukota. Sudah banyak screen display dan ada satu panggung dengan dekorasi yang…. yah terlalu minimalis.. At the office, I read the profile about our new leader.. pimpinan baru yg terpilih dari hasil voting langsung.. ada satu kalimat yg terkenal setelah dia terpilih menjadi pemimpin tersebut, “Saya tidak menjanjikan sesuatu yang instan, tapi, dalam waktu dekat ini saya akan tunjukan keseriusan saya dalam memimpin negeri ini” Acara di tugu sendiri adalah gagasan dari pemimpin baru ini. Anehnya, belum ada satu pun yang tahu, apa yang akan dilakukan oleh pemimpin baru tersebut dengan panggung dan dekorasi saat itu. Pukul 3 sore mulai banyak aparat2 yang terlihat menjaga spot2 tertentu di sekitaran tugu. 15 menit kemudian, iring2an mobil pemimpin baru ini memasuki lokasi. Dengan elegan dan sedikit arogan pemimpin baru ini menuju panggung. Kalimat yang pertama dia ucapkan pertama kali kira2 seperti ini ” ini salah satu bukti keseriusan saya memimpin negara yang sudah berantakan ini. Kepada IT control, coba kalian tayangkan video salah satu orang yg bersumpah rela digantung apabila menjadi tersangka sebuah kejahatan”. Setelah itu video pun diputar di screen display yang telah disediakan disana.. setelah video selesai diputar, datang lah iring2an aparat yg membawa tersangka tersebut. Menyaksikan kejadian tersebut, gw terbengong2 dan seakan sudah tahu apa yg bakal terjadi. Dibawalah tersangka tersebut ke arah panggung tanpa tutup kepala. Setelah tersangka tersebut sampai di panggung, pemimpin baru tersebut kembali berbicara ” setelah ini, saya akan buktikan keseriusan saya. Saya akan mengeksekusi semua kalimat yang keluar dari mulut seorang laki2. Laki2 itu harus memegan omongannya. Silakan para eksekutor, lakukan apa yang harus kalian lakukan” dan kemudian para eksekutor menggantung tersangka tersebut tepat didepan tugu tersebut. Pemimpin baru itu tidak memberikan kesempatan sama sekali untuk tersangka mengucapkan kata2 terakhirnya. Setelah eksekusi tersebut, pemimpin baru tersebut kembali berbicara, “Ini bukti saya.. ini adalah contoh buat kalian. Mulai detik ini juga, setiap pelaku KKN, akan diperlakukan seperti ini. Tanpa basa basi, tanpa ampun, tanpa toleransi. Untuk semua yang tidak suka dengan kepemimpinan saya, silakan pergi, silakan mencari tempat tinggal lain selain di sini. Ini bukan ladang mencari keuntungan sendiri. Dan satu hal yang perlu kalian ketahui, saya tidak takut mati. Jadi siapa pun yang berani mengancam saya serta keluarga saya, saya tidak akan mundur. Cukup sekian, selamat sore” dan kemudian pemimpin baru ini kembali ke mobil dan menuju ke istana kenegaraan. Gw yang hanya menonton kejadian itu, cuma bisa menelan ludah dalam2. Dengan sedikit lega saya hanya bisa berkata dalam hati “akhirnya ada pemimpin yang berani seperti ini” …………(To be continued)

Sir Alex Ferguson.. Terima Kasih..

Rabu sore, WIB tentu saja, salah satu manusia favorit gw yg masih hidup memutuskan untuk berhenti menjadi manager United. Waktu itu gw masih di kantor, hampir seharian ga buka twitter, dan sekalinya buka media sosial itu membaca kabar buruk itu. Gw cuma diem, ga percaya, dan merasa ada yang hilang. Pertanyaan pertama yg ada di otak gw yaitu “apa jadinya United tanpa SAF?” Ah peduli setan, United bakal menemui caranya sendiri untuk tetap sukses. Di lain sisi ada perasaan senang, karena SAF sudah seharusnya untuk pensiun. Boring play, terlalu bermain aman, jarang ada magical moment, itu alesan gw mau SAF pensiun. Tapi seandainya sebenci2nya lo sama pacar lo, sewaktu ditinggal pasti galau juga.. (oh shit..).

1998, ya 15 tahun lalu gw baru tahu SAF. Pelatih yg saat itumempunyai cara dan waktunya sendiri untuk bisa membuat United meraih kemenangan. Hairdryer treatment, Fergie time, Buble gum, bullying the Referee, konfrontasi dengan media, FA atau pelatih lain udah jadi bahan berita buat gw yang termasuk fans United.

image

Gw ga akan ngebahas gimana SAF di awal karirnya menjadi Manager United, bagaimana dia menciptakan anak2 muda berbakat yg bisa menjadi juara, bagaimana dia bisa memiliki 49 thropies di seoanjang karirnya, bagaimana dia bisa mengusir Van Nistelrooy, Beckham, Ince, Stam dan banyak pemain lainnya,bagaimana dia bisa meyakinkan Direksi2 United untuk tidak memecatnya pada 1990, bagaimana dia marah2 kepada pelatih timnas2 yg memakai jasa pemainnya, bagaimana dia menjadikan anak miskin dari daerah terpencil Madeira menjadi pemain termahal di dunia. Tidak, gw ga akan ngebahas itu. Dan kalian pasti juga sudah membaca artikel2 tersebut.

Ini tentang hati, rasa cinta, dan gairah hidup. Sebenarnya banyak yg bisa diambil pelajaran dari SAF ini. Baik itu di bidang sepakbola atau yang lainnya. Ah.. I don’t know how to say it. (Shit, this feeling is killing me). Gw ga pernah sama sekali bertemu SAF. Dan akan semakin sulit tercapai salah satu mimpi gw disaat dia sudah berhenti melatih. Tapi apapun itu, I knew I loved you before I met you.

Sebagai orang asing yang tidak pernah bertemu, SAF itu layaknya salah satu rockstar yang dipuja banyak orang.
Sebagai anak kecil, SAF itu adalah sebuah cita2 yang akan dikejar disaat dewasa.
Sebagai seorang murid SD, SAF adalah guru olahraga yang sangat disukai dan ditunggu jadwal pelajarannya setiap minggu.
Sebagai siswa SMP, SAF adalah cinta pertama yang membuat betah untuk lama2 di sekolah untuk melihat wajahnya.
Sebagai Anak SMA, SAF adalah segala macam bentuk pergaulan yang membuat penasaran dan akan dibela2in demi sebuah eksistensi.
Sebagai mahasiswa, SAF adalah dosen killer yang akan selalu didekati untuk mendapatkan nilai A.
Sebagai Pekerja kantoran, SAF adalah atasan yang bijak dan memberikan arahan terbaik demi memandu saya untuk melakukan yang terbaik.
Sebagai seorang pengusaha, SAF adalah motivator dan contoh manager yang bisa dijadikan pelajaran caranya membangun perusahaan yang tdnya biasa2 saja, menjadi perusahaan besar dengan omset luar biasa besar.
Sebagai menantu, SAF adalah mertua yang selalu mendoakan yang terbaik untuk menantunya.
Sebagai seorang suami, SAF adalah contoh seorang suami baik yang tahu bagaimana seharusnya memperlakukan seorang istri.
Sebagai seorang ayah, SAF adalah  psikolog anak yang memberikan saran bagaimana seharusnya merawat, menjaga, dan membesarkan seorang anak.
Sebagai manula, SAF adalah seseorang yang mengajarkan bagaimana seharusnya saya hidup di usia senja.

Sebagai Klimo Nabara, SAF adalah google atau wikipedia saya dalam memandang hidup.

Terima kasih untuk segalanya Sir Alex Ferguson..

image

Manchester United! Gelar yang ke 20 dan FTV..

image

Beberapa hari lalu gw menyempatkan diri untuk menonton televisi di siang hari. Ya tanyangan membosankan yg membuat gw ganti2 channel terus menerus sampai di titik dimana gw menetapkan mata gw di salah satu stasiun tv lokal yang biasa menayangkan FTV. Ya kita semua tahu, alur cerita yg mudah ditebak dan bagaimana ending cerita yang sangat2 biasa. Tapi kadang kala, kita semua butuh sesuatu yg mudah ditebak akhir ceritanya, sesuatu yang sangat simple, tidak menjelimet, dan semua orang senang pada akhirnya.

Persis seperti BPL season ini yang sangat2 mudah ditebak siapa yang jadi juaranya. Manchester United. Gelar ke 20 ditorehkan lewat hattrick si no. 20. Post sebelum ini gw membahas betapa sangat bosannya melihat SAF di pinggir lapangan. Mengunyah permen karet, marah2 sampai mukanya merah, kegirangan mengangkat tangannya saat merayakan sebuah gol dan segala bentuk kebiasaan SAF selama lebih dari 25 tahun. Untungnya Manchester United adalah Manchester United. Main jelek tetap menang, main bagus apalagi. Satu lagi yg membuat akhir cerita ini sangat mudah ditebak adalah kedatangan RVP. Bagai superhero yg akan melindungi semua penduduk bumi, dia memilih no. 20 di punggung jerseynya dengan harapan dengan kehadirannya, United akan meraih trophy yang ke 20.

image

Sehari sebelum United main melawan aston villa, City sudah kalah dari Tottenham. Artinya United hanya butuh 3 poin untuk menjadi juara season 2012/2013. Dan benar saja, belum sampai 2 menit, RVP langsung membuat gol cepat. Kemudian gol yang disebut2 oleh SAF sebagai goal of century menyusul tak lama setelahnya. Dan RVP melengkapi hattricknya beberapa menit sesudah goal of century tersebut. Semuanya dilakukuan sebelum babak pertama.

image

Setelah itu babak kedua, well you know, manchester united is being manchester united. Bermain tanpa gairah dan terlihat pemalas karena sudah unggul 3-0.. Ada kejadian dimana SAF berteriak2 di pinggir lapangan seperti memarahi Rooney dan tak lama kemudian Rooney diganti wellbeck. Peristiwa yang membuat saya berpikir kalau Rooney pasti pergi dari United musim depan. Setelah peluit akhir dibunyikan, pesta pun dimulai. Semua pemain, staf, pelatih, fans bersuka ria merayakan gelar ke 20 yg season lalu dirampok oleh city di 4 menit terakhir injury time.

image

Mengawali liga dengan buruk (kalah 1-0 dari everton), United pun mulai mendulang poin2 penting. Seperti menang melawan Chelsea, arsenal, liverpool dan city, United tidak terkejar lagi. Ya mungkin diselingi dengan 2 kali kekalahan melawan tottenham di kandang sendiri serta kekalahan dari norwich tapi overall “hasil akhir” pertandingan United yg lain sangat bagus.. konsisten memang menjadi kunci kedigdayaan United season ini. Permainannya tidak se-atraktif Dortmund atau serapih barcelona, tapi selalu mendapatkan hasil akhir yang baik.

image

Klimaksnya juga tidak terlalu klimaks. Hanya kalah dari Real Madrid dan Manchester City di Old Trafford. Tetapi setelah itu United kembali ke wujud aslinya. Konsisten mendulang poin. Setelah tidak ada lagi trophy yg bisa didapat season ini, Unted berkonsentrasi untuk memecahkan rekor pion tertinggi dari chelsea. 95 poin. Syaratnya United harua membabat habis semua lawannya di 4 pertandingan tersisa. Semoga saja. Terlalu mudah ditebak bukan?

image

Oh ya satu lagi, seperti yang saya sebut di atas. Akhir cerita yang membuat orang senang. Ya! Dengan dipastikannya United menjuarai BPL season ini, gw menganggap semua orang senang dan sudah terbiasa dengan ini.. yaiyalah wong United punya fans terbanyak di dunia.. jd semua orang pasti senang.

Hidden Message : “kecuali anda termasuk salah satu fans Liverpool”

Enjoy the party lads. You deserved it.. cheers!

image